Ungkapan

15 Februari, 2011

Ya Allah….ini bgitu berat buat hamba-Mu
begitu sakit, begitu pedih…
aku selalu menyadari akan betapa pentingnya arti cinta, tapi aku juga menyadari mengapa berakhir begini….
ya Allah setiap motivasi yang datang kepadaku kadang membuat diri ini tenang, tapi itu tak cukup untuk mengobati luka yang ulun rasakan….
pedihhhhh sekali……
berilah jalan terbaik buat hamba-Mu yang lemah ini….
diriku memang terlihat tegar tetapi hamba rapuh ya Allah….
Engkau Maha Tahu akan hamba-Mu ini….
berikan hamba-Mu ini ketenangan….
berikan kekuatan bahwa hamba bisa bangkit kembali….
ya Allah…..hamba hanya ingin ketenangan jiwa dan batin…..baliklah ya Allah kegelisahan hati ini menjadi ketenangan…hamba sadar bahwa masih banyak saudara muslim diluar sana yang lebih berat musibah yang menimpa mereka….ya Allah ampuni hamba-Mu ini ya Allah…..


Jujur

15 Februari, 2011

Saat itu saya diingatkan Allah oleh suatu kejadian yang mengingatkan saya betapa kejujuran mampu memberi keberkahan dalam hidup kita. Memang sih, kejujuran itu tampaknya merupakan barang sepele, karena bisa jadi tidak ada manusia yang melihat atau memperhatikan apa yang kita lakukan. Tapi Allah melihat, dan selalu menyaksikan perbuatan kita, bahkan Allah Maha Tahu isi hati dan niat kita. Maka, sedikitpun terbersit niat tidak jujur dalam hati kita akan membawa akibat yang kurang baik pada diri kita. Masih untung bila kita terkena akibatnya langsung seketika, karena itu pertanda bahwa Allah masih sayang pada diri kita, namun bila “hukuman” itu ditunda Allah sampai hari Pembalasan kelak, tentunya lebih berat.

Ceritanya, saat itu saya berbohong pada teman saya tentang apa yang saya lakukan, dan saya anggap itu bukan hal yang merugikan dia karena bohong atau tidak pun tidak ada pengaruhnya. Tapi kejujuran itu amalan hati, yang bisa jadi tidak berhubungan sama sekali dengan amalan fisik. Namun, dalam pandangan Allah itu adalah hal yang besar, maka seketika pula saya mendapatkan kejadian yang Alhamdulillah mampu mengingatkan saya bahwa yang saya lakukan itu salah. Maka, memang benar bahwa berbuat jujur, terutama jujur dalam hati memang ujian yang berat juga selain ujian-ujian lain yang diberikan Allah. Karena bisa jadi hal itu tidak membawa akibat yang besar, baik pada diri sendiri maupun orang lain. Maka, berjuanglah untuk bersikap jujur, walaupun itu memang hal berat tapi Allah pasti mencatat hal itu.


Renungan Diri (Doa Akasyah)

13 Februari, 2011

Doa akasyah adalah doa yang dinisbatkan kepada Akasyah RA, salah satu sahabat nabi SAW. Dialah yang mendapat kegembiraan masuk surga berkat doa Rasullah SAW untukknya selain dari sepuluh orang sahabat Rasul yang lainnya. Subhanallah semoga kita semua mendapat rahmat baik dari doa tersebut…aamin, allohumma aamin…
Saat ramadhan tiba semua umat muslim berharap dipertemukan dengan bulan penuh rahmat dan hikmah ini, dimana pintu ampunan terbuka untuk dirinya, setiap amalan yang dikerjakan dinilai pahala berlipat-lipat, sungguhlah hal tersebut sangat diimpikan oleh setiap muslim.
“ Ya Allah limpahkan shalawat kepada nabi Muhammad, juga kepada keluarga dan segenap sahabatnya. Dengan menyebut nama Allah sebagai sumber cahaya-Nya diatas semua cahaya. Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan cahaya dan menurunkan kitab Turat diatas bukit Thuur dan kitab yang tertulis. Segala puji bagi Allah yang kekayaannya selalu disebut-sebut, yang terkenal dengan keagungannya, dalam keadaan suka dan duka yang selalu disyukuri. Dan segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi menjadikannya gelap dan terang, namun orang-orang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka”
“ Ya Allah, wahai yang banyak pemberian-Nya, yang kekal hubungan-Nya, wahai yang baik perbuatan-Nya, wahai pemberi rizki semua hamba dalam segala keadaan, wahai yang menciptakan tanpa contoh, wahai yang kekal lagi tidak lenyap, selamatkanlah kami dari kekafiran dan kesesatan dengan kebenaran kalimat tiada Tuhan selalin Allah , dan nabi Muhammad utusan Allah.”
“ Ya Allah , jika keraguan atas-Mu memasuki Imanku, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya, aku bertobat darinya dan berserah diri padaMu,..
“Ya Allah, jika kekufuran kepada Mu memasuki keislamanku, sedang aku tidak mengetahuinya dan mengetahuinya, aku bertobat darinya dan berserah diri kepadanya dan ku katakan bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT, nabi Muhammad utusan Allah..”
“Ya Allah, jika keraguan meng-Esa-kan Mu memasuki jiwaku, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya aku bertobat darinya…
“Ya Allah, jika didiriku dirasuki perasaan besar kepala ,sombong, riya dan suka pamer serta kurang beramal karena-Mu, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya aku bertobat darinya dan berserah diri kepadamu, dan mengatakan tiada Tuhan selain Allah dan nabi Muhammad utusan Allah..”
“ Ya Allah, jika lisanku pernah melakukan dusta, mengumpat, mengadu domba dan bohong, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya ,maka aku bertobat dan berserah diri kepadaMu…”
“Ya Allah, jika di dada (hatiku) mendapat bisikan yang berdosa dan gangguan setan (waswas) sedang aku tidak mengetahuinya atau mengetahuinya, maka aku bertobat pada Mu dan berserah diri pada Mu..”
“Ya Allah, jika di dalam ma’rifatku kepada Mu terdapat unsur penyerupaan dan kealpaan, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahui Nya, maka aku bertobat darinya dan berserah diri kepadaMu
“ Ya Allah, jika kemunafikan memasuki hatiku karena dosa-dosa besar dan dosa-dosa kecil, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya, maka aku bertobat dan berserah diri pada Mu..”
“Ya Allah, jika riya memasuki amal perbuatan dan ucapanku, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya, maka aku bertobat darinya dan berserah diri kepadaMu..”
“Ya Allah, jika perbuatan jahat apapun yang telah kulakukan, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya, maka aku bertobat dariny dan berserah diri padaMu..”
“Ya Allah, kebaikan apapun yang Engkau kehendaki bagiku, namun aku tidak mensyukurinya sedang aku mengetahui dan tidak mengetahuinya, maka aku bertobat berserah diri padaMu..”
“Ya Allah, urusan apapun yang Engkau takdirkan atas diriku, namun aku tidak merasa puas dengannya, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya, maka aku bertobat darinya dan berserah diri pada Mu..”
“ Ya Allah, nikmat apapun yang telah Engkau berikan kepadaku, namun aku mendurhakai Mu, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya, maka aku bertobat kepada Mu dan berserah diri kepada Mu.”
“Ya Allah, nikmat-nikmat apapun yang telah Engkau kuasakan kepadaku, namun aku lalai mensyukurinya, sedang aku tidak mengetahui dan mengetahuinya, aku bertobat pada Mu dan berserah diri kepadaMu..”
“Ya Allah, nikmat-nikmat apapun yang kau kuasakan kepadaku, namun aku tidak menunaikan haknya secara benar, sedang aku mengetahui dan tidak mengetahuinya, maka aku bertobat kepada Mu, dan berserah diri kepadaMu sambil menyeru tiada Tuhan selain Allah nabi Muhammad utusan Allah..
“Ya Allah, kebaikan apapun yang engkau kuasakan kepadaku, tetapi aku tidak memujiMu, maka aku bertobat pada-Mu dan berserah diri padaMu
“Ya Allah, memandangMu adalh perbuatan yang enkau sukai, namun aku menjadi petaka bagiku karena aku memejamkan mataku pada-Mu, maka aku bertobat padaMu dank u berserah diri padaMu
“Ya Allah urusan apapun yang telah menjadi baik bagiku berkat kemurahanMu, namun aku memandangnya bukan dariMu, sedang aku menyadari dan tidak menyadarinya, maka aku bertoba dan bersah diri padaMu

Cukuplah bagiku Allah sebagai penolong, dan Dia adalah sebaik-baik pelindung, dan penolong sebaik-baiknya, Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.