Jujur


Saat itu saya diingatkan Allah oleh suatu kejadian yang mengingatkan saya betapa kejujuran mampu memberi keberkahan dalam hidup kita. Memang sih, kejujuran itu tampaknya merupakan barang sepele, karena bisa jadi tidak ada manusia yang melihat atau memperhatikan apa yang kita lakukan. Tapi Allah melihat, dan selalu menyaksikan perbuatan kita, bahkan Allah Maha Tahu isi hati dan niat kita. Maka, sedikitpun terbersit niat tidak jujur dalam hati kita akan membawa akibat yang kurang baik pada diri kita. Masih untung bila kita terkena akibatnya langsung seketika, karena itu pertanda bahwa Allah masih sayang pada diri kita, namun bila “hukuman” itu ditunda Allah sampai hari Pembalasan kelak, tentunya lebih berat.

Ceritanya, saat itu saya berbohong pada teman saya tentang apa yang saya lakukan, dan saya anggap itu bukan hal yang merugikan dia karena bohong atau tidak pun tidak ada pengaruhnya. Tapi kejujuran itu amalan hati, yang bisa jadi tidak berhubungan sama sekali dengan amalan fisik. Namun, dalam pandangan Allah itu adalah hal yang besar, maka seketika pula saya mendapatkan kejadian yang Alhamdulillah mampu mengingatkan saya bahwa yang saya lakukan itu salah. Maka, memang benar bahwa berbuat jujur, terutama jujur dalam hati memang ujian yang berat juga selain ujian-ujian lain yang diberikan Allah. Karena bisa jadi hal itu tidak membawa akibat yang besar, baik pada diri sendiri maupun orang lain. Maka, berjuanglah untuk bersikap jujur, walaupun itu memang hal berat tapi Allah pasti mencatat hal itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: